Ohayo Gozaimasu !!!
Pagi ini gw mau sedikit berbagi neh tentang ...
Yups, Ichi Rittoru no Namida atau yang lebih dikenal dengan judul One litre of tears ini merupakan sebuah film drama Jepang yang menceritakan tentang seorang gadis yang didiagnosa terkena penyakit yang bernama "Spinocerebellar Degeneration deaseas" ketika ia berumur 15 tahun. dan dia hanya bisa melanjutkan hidupnya sampai berumur 25 tahun.
Penyakitnya sangatlah mengerikan. Pertama-tama sipenderita akan mengalami ketidak stabilan, mudah jatuh, sering menjatuhkan barang, mendadak tidak dapat menggerakkan tubuh, lalu setelah itu akan mulai sulit untuk berjalan, berbicara, makan,bahkan menelan makanan, menulis,dan pada akhirnya dia akan tidur yang panjang sampai dia meninggal.Secara simpelnya penyakit ini merusak celebrum, coral, dan sistem motorik sehingga tubuh tidak dapat digerakkan sesuai dengan keinginan kita.
Cerita ini diambil dari kisah nyata yang dialami seorang gadis Jepang yang bernama Kito Aya yang memiliki penyakit yang sama. Kito aya terus menulis diarynya untuk mengingatkan dia tentang pengalamannya sampai dia tidak sanggup lagi untuk menulis.
Aya (yang diperankan oleh Erika sawajiri) terus menulis diarinya dengan harapan untuk terus berjuang dan tidak menyerah. Dia sudah meneteskan air matanya berulang kali, tetapi air matanya dibalas dengan cinta dari keluarga, teman, dan pacarnya. Diarinya yang juga berjudul "Ichi Rittoru no Namida" diterbitkan setelah kematiannya, karena inspirasi dan keberanian dalam pesan "Just being alive is such a lovely and wonderful thing". Sejauh ini diarinya telah terjual lebih dari 18 juta copy.

Kamu yang nonton film ini bakalan meneteskan air mata hampir disetiap episodenya, baik ce maupun co, dan akan menyiratkan pertanyaan "gimana kalo kita diposisi Aya". Di film ini kita bakalan ngeliat gimana seorang ce 15 tahun menghadapi penyakit ini dengan berani, dan berusaha semampunya untuk menghargai waktu hidupnya dengan teman2nya, keluarga, dan juga pacarnya.
Menurut gw ini adalah film terbaik yang pernah gw tonton, mungkin karena film ini adalah kisah nyata. Dari sini gw bisa sadar kalo kalo ternyata hidup gw itu sangat beruntung dibandingkan Aya atau siapapun yang memiliki penyakit yang belum ada obatnya yang menghambat hidupnya. "One Litre of Tears" tidak menceritakan betapa Aya kesal terhadap penyakitnya atau ketidakadilan yang diberikan Tuhan, tetapi dia malah tersentuh karena dia dapat merasakan cinta dan kasih sayang yang diberikan keluarga dan teman2nya (kita hidup dalam kemudahan, apakah kita dapat merasakan juga kasih
sayang yang diberikan teman2 dan orang tua kita???). Gw cukup tersentuh dengan keberanian dia untuk memilih jalan hidupnya, sebagai seorang ce yang baru berumur 15 tahun dia, dia sanggup memanage takdir hidupnya yang kejam dengan pandangan yang positif, dan berusaha sebaik mungkin terhadap apa yang dia bisa lakukan selama
penyakit itu menggerogoti tubuhnya.
Pokoknya nih film TOP banget dah.
Kalo mo ngopi datang ke gw aja. Dan siap - siap buat merasakan keajaiban baru.